BERITA TERKINI
Berita Hangat
MENTODE SRI DI PURBALINGGA.

Purwokerto 23 Juli 2010.

Kabupaten Purbalingga pada tahun 2010 ini mendapat alokasi kegiatan pengembangan kawasan tanaman panfan metode SRI (Sistem Of Rice Intensificatian) 10 paket dengan luasan 200 hektar Penerapan tanaman Padi dengan model system of Rice Intensification SRI ini telah dilakukan panen perdana oleh Dirjen Pengelolaan Lahan dan Air Kementian Pertanian di lahan seluas 20 hektar milik kelompok tani Sri Mupangati. Sedangkan jenis padi yang ditanam meliputi varietas Cigelis dan varietas inpari. Kepala Dinas Pertanian kabupaten Purbalingga Lili Lili Purwati saat dihubungi RRI mengatakan Hasil panen perdana tersebut, untuk varietas Inpari rata-rata ubinan 4,82 kg atau 73,21 kwintal per hektar. Sedangkan varietas Cigelis menghasilkan rata-rata ubinan 4,52 kg atau 68,65 kwintal per hektar. Diungkapkan Lili Purwati, di tahun 2010 ini Kabupaten Purbalingga mendapat alokasi kegiatan pengembangan kawasan tanaman pangan metode SRI 10 paket, dengan luasan 200 hektar. Sedangkan panen perdana dimaksudkan untuk memotivasi petani dalam pengembangan metode SRI yang ramah lingkungan, spesifikasi lokasi dan syarat dengan pembelajaran, sehingga ke depan petani tidak lagi menjalankan usaha taninya dengan penerapan teknologi instan, tetapi berorientasi pada kekuatan alamiah lingkungan sawahnya.

Kepala Dipertan Purbalingga menambahkan, Jika dibandingkan produksi padi dengan menggunakan pupuk an organic lebih kecil namun nilai jual padi dengan menggunakan pupuk organic lebih tinggi. Dijelaskan Hak petani terhadap lahan padi adalah berasnya sedangkan diluar beras seperti batang padi, sekam harus dikembalikan kembali kedalam tanah untuk menyembuhkan tanah yang sakit. (AN)

HOT LINK