Purwokerto, 21 Juli 2010. Tongkang Pulau Tiga 3405 yang kandas di Pantai Kemiren, Cilacap, Jawa Tengah, sejak Minggu 18 juli lalu, berhasil ditarik ke tengah laut, Selasa siang. Proses penarikan tongkang pengangkut 11 ribu ton batu bara itu memakan waktu sekitar dua jam. Hal itu disebabkan kondisi gelombang di Pantai Kemiren cukup tinggi dan angin berhembus sangat kencang, sedangkan sisi kiri bagian belakang tongkang telah kandas di pasir. Kepala Seksi Kepala Seksi Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai Kantor Administrator Cilacap Aher Priyatno saat dihubungi RRI mengatakan Selanjutnya tongkang Pulau Tiga 3405 dibawa kedua tugboat tersebut menuju dermaga milik Pembangkit Li-k Tenaga Uap (PLTU) Karangkandri, Cilacap, yang berjarak sekitar dua kilometer. Sementara itu, penarikan tongkang RMS 3203 yang mengangkut 10.500 ton batu bara dan kandas di dekat dermaga PLTU Karangkandri siang ini dilakukan evaluasi dengan mengerahkan dua kapal penarik atau tugboat, yakni TB Bomas Cemerlang dan TB Bomas Victory. Ekavuasi ini lebih sulit disbanding penarikan tongkang 3405 karena Di sekitar dermaga tersebut banyak terdapat tanggul sehingga gelombang berputar di situ dan arahnya juga menjadi tak jelas. Apalagi saat ini gelombang cukup tinggi dan angin sangat kencang. Tongkang Pulau tiga 3405 dan RM 3203 merupakan tongkang yang bermuatan batu bara dari Kalimantan yang merupakan milik Pembangkit Li-k Tenaga Uap PLTU Karangkandri Cilacap. (AN).// |