SEMARANG,08 MARET 2010Tiga pesilat putra Jawa Tengah merebut medali emas setelah mengalahkan lawan-lawan dalam invitasi nasional pencak silat pasir pantai di Lapangan Lor In Hotel, Karanganyar, Surakarta, Minggu. Tiga pesilat itu adalah Nur Subekti (Kelas A), Aris Ariyadi (kelas B), dan Slamet Riyadi (kelas E). Pesilat Jateng lainnya yang berpeluang mendapatkan medali emas adalah Triyono yang diturunkan di kelas C gagal setelah dalam babak final dikalahkan pesilat Jateng B dari Pusat Pendidikan Latihan Mahasiswa (PPLM) Adytya Aji Susanto sehingga hanya mendapatkan perak. Pesilat andalan Jateng Nur Subekti yang diturunkan di kelas A meraih medali emas, setelah dalam babak final dapat mengalahkan pesilat dari Jabar, Andri dengan skor nilai 4-1. Pesilat Jateng lainnya yang meraih medalai emas, Aris Ariyadi yang diturunkan di kelas B mengalahkan pesilat dari Jatim Wahyu Agus Sutrisno dengan kemenangan tlak 5-0. Pesilat Slamet Riyadi yang diturunkan dikelas E mengalahkan M. Alan Muhyidin dari Jabar dengan skor telak 5-0 untuk merebut medali emas. Pesilat lainnya yang berhasil merebut medali emas dalam kejuaraan ini, A. Fadilah (DKI A) yang turun di kelas D setelah mengalahkan pesilah asal Bali, Kadek Indrayana dengan skor 4-1, sedangkan di kelas G putra emas direbut A. Fausi (DKI) setelah mengalahkan pesilat Bali Nyoman Ardika S. skor tipis 3-2. Babak final lainnya di kelas F yang berhasil merebut emas adalah Yudhi Purwodiono (DKI B) setelah mengalahkan pesilaty Bali B Dewa Gede Tomi S skor nilai 3-2. Pertandingan babak final di kelompok putri, Jateng tidak ada yang sampai merebut medali emas, setelah andalannya Alif Almunanti (Kelas A Putri) dan Anisa Pangestina (Kelas C Putri) kalah di babak sebelumnya. Pesilat Jateng Alif Almunanti (Kelas A Putri) hanya memperoleh medali perunggu dan Sri Yuli yang diturukan di kelas D juga merebut perunggu. Sementera pada Invitasi pencak silat pasir pantai tersebut juga mempertandingkan seni yakni tunggal putri, ganda putra dan ganda putri, sedangkan tunggal putra maupun beregu putra/putri tidak dipertandingkan. Pada pertandingan seni tunggal putri yang merebut medali emas adalah Rachel A. (Jabar B) dengan nilai 429, sedangkan perak direbut pesilat dari Jabar A Selfi Pulta Tia yang mendapatkan nilai 428 dan perunggu Restu Wahyuning Manggari (Bali A). Seni ganda putri yang memiliki nilai tertinggi 567 pesilat asal Bali A yakni pasangan Sang Ayu Ketut Sidan Wilantari/Ni Made Dwi Yanti, perak Wella/Rodhatul Magfiroh (Jatim A) nilai 552, dan perunggu pesilat Eka Ardiana/Wulan Nurhasanah nilai 550. Pada seni ganda putra pesilat Bali A, I Made Dwi Surya Adnyana/I Made Arisudana mengumpulkan nilai terbanyak 570 dan merabut medalai emas, sedangkan pesilat Jabar A Angga Faisal/ Anggi Faisal menempati urutan kedua dengan nilai 564 merebut perak dan perunggu pasangan pesilat Jatim A Saiful Rusdi/Mitra Witontra dengan nilai 563. Pelatih pencak silat Jateng Haris Nugroho menjelaskan, dari 14 medali emas yang diperebutkan dalam invitasi pencak silat pasir pantai ini, hampir dibagi merata semua daerah karena persaingan cukup ketat antara Jateng, Jatim, Jabar, DKI, dan Bali. Menurut dia, berhasilnya tiga pesilatnya merebut medali emas sebagai modal pemanasan untuk menuju ke jurnas pada Mei 2010 di Surabaya. Pesilat putri Jateng memang gagal merebut medali emas dalam invitasi ini, kata dia, karena andalannya Anisa Pangestina yang berpeluang mengalami cendera saat babak penyisihan sehingga harus mundur dari pertandingan. |